Senin, 26 Desember 2016

My Redemption

Cinta dalam diam
Day without her
day #1

Well.. aku adalah seorang bodoh dimana selalu menyia-nyiakan orang yang paling mencintai aku selama ini, sebesar apapun kebodohan yang ku perbuat selalu "iya aku maafin" yang terlontar dari mulutnya, namun semua itu membuatku nyaman. aku merasa apapun yang kulakukan aku tidak akan kehilangan dia lalu membuatku terus mengulangi kesalahan kesalahanku, aku lupa dia adalah wanita.  aku lupa dibalik kuasa besar milik manusia disitu ada Sang Pemilik Kuasa Allah SWT. Saat dia berkehendak maka apapun bisa terjadi.

tepat kamis, 22 Desember 2016 aku kehilangan kekasihku, kebodohanku merenggut segalanya dariku. semua yang kuperjuangkan selama 7 tahun ini sirna dalam hitungan jam. namun aku tak lantas percaya bahwa dia akan pergi begitu saja. aku merasa semua bisa diperbaiki, semua akan seperti dulu lagi, aku akan mendengar "iya aku maafin" lagi dari mulutnya. aku tidak ikhlas, aku mencintai dia lebih dari apapun di dunia ini bahkan lebih dari tuhan yang menciptakanku. aku menggila. semua usaha aku lakukan demi maafnya namun semua seperti usaha kosong baginya, dia tidak merespon segala tindakanku. dan sepertinya tubuhku pun menyalahkanku dan ikut menghukumku. aku hancur secara psikis juga fisik.. 4 hari tubuhku menyiksaku
 
sifat asliku keluar dimana apa yang aku mau harus aku dapat, tanpa mempedulikan itu akan makin menghancurkan dia. ya, aku rasa setan telah mengambil alih tubuhku dan segala tindakanku. secara terus menerus aku memaksakan kehendaku untuk memaafkanku lagi lagi tanpa sadar aku menyakitinya.. karena aku merasa inilah bukti cintaku,  sampai pada titik bukan "iya aku maafin" namun "aku tidak mencintai kamu lagi!"

seseorang yang selama ini penuh kasih, selalu mengalah mengucapkan itu. seketika duniaku terbalik. tubuhku bergetar hebat. Aku menghardik Tuhan, mengapa Dia tega kepadaku, aku merasa aku selalu melakukan kebaikan, aku bukan orang jahat tapi mengapa Dia menghukumku. Dia tau kekasihku adalah hidupku. mengapa Dia tidak membuat hatinya berubah dan kembali memaafkanku. mengapa Dia begitu tega denganku. apa yang Dia mau dariku. kenapa menyiksaku seperti ini.



Aku, seorang yang tertutup kepada seseorang yang melahirkanku akhirnya bersimpuh di pangkuannya dengan tubuh hancurku. aku curahkan semua kepadanya. beliau marah, memakiku hati beliau ikut terluka. namun inilah seorang ibu, dimana kesalahan anaknya hanya sebuah kesalahan dan beliau tau harus memaafkannya. namun aku tidak menyesal sudah menceritakan semuanya kepada beliau, aku rasa beliau tau sudah sehancur apa anaknya, selama ini dia tidak terbuka dengan masalah apapun sampai mau bersimpuh meminta pertolongan.

lalu Allah memang mempunyai rencana sepertinya ini caranya menegurku karena sudah sekian lama aku menduakannya aku menuhankan cinta alih alih menunjukan cintaku aku lupa siapa pemilik segara perasaan.

melalui mulut ibuku keluar kata kata yang merubah semuanya

"Shalat, nak.. berserah kepada-Nya hanya Allah yang bisa memperbaiki semua, hanya Allah pemilik hati manusia, Shalat sebut nama wanita yang kamu cintai 3x di tiap doamu niscaya dia kembali padamu melalui jalan Allah. perkuat tahajudmu!"

aku terdiam. aku merasakan hangatnya kasih seorang ibu yang sekian lama aku lupakan.

seketika air wudhu membasuh tubuh hancurku. aku shalat, aku berserah diri kepadanya dan ajaib aku yang tidak bisa tidur selama 3 malam, malam itu tertidur seperti bayi. aku terlelap merasakan damai dalam tidurku.

"Iya mah aku hancur, hidupku telah direnggut"

"Aku sayang dia mah, aku tak bisa hidup tanpanya"

"Dia segalanya bagiku mah"

hari ini 27 Desember 2016 aku seperti terlahir kembali, aku lebih tenang dan benar hari ini aku ikhlas dengan semua yang terjadi. aku siap menerima segala hukuman dari tindakanku. semoga taubatku diterima.

aku sadari semua kesalahanku aku salah telah mencintai dia melebihi cintaku pada Allah SWT.

“Ketika hatimu terlalu berharap kepada seseorang maka Allah timpakan ke atas kamu pedihnya sebuah pengharapan supaya kamu mengetahui bahwa Allah sangat mencemburui hati yang berharap selain Dia. Maka Allah menghalangimu dari perkara tersebut agar kamu kembali berharap kepada-Nya,” (Imam Syafi’i).



ya, itu adalah sentilan yang menyadarkanku. aku akan mengikhlaskannya apapun itu, aku percaya Allah mempunyai jalan sendiri untuk umatnya.

yup.. This is My First Redemption day.. thats how i call it.

aku akan tetap mencintainya, aku sadar selama 7 tahun dia berkorban dengan bersabar menghadapiku, dan saat ini saatnya aku yang akan berkorban untuk membuatnya mencintaiku lagi. aku akan upgrade diriku agar dia mau menerimaku lagi dan mencintaiku lagi

selama apapun aku akan tunggu dia dan menjadi pria yang akan mengucapkan "welcome home" saat dia kembali mencintaiku lagi. ya aku akan mencintai dalam diam, di setiap shalatku, disetiap doaku, disetiap usahaku untuk membuatnya kembali mencintaiku. aku akan mencintaimu sebijak mungkin.

Saat ini aku mencintai dia karena Allah SWT, cukup cinta dalam diam menjadi wadahnya. semoga Allah bersama hambanya yang mau berserah diri

Log #1 HNSP (CDD)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar